modifikasi kelistrikan suzuki Thunder

ceritanya berawal dari suatu pagi yang cerah, aku menemukan speda motor jatuh dari langit , emang bukan motor baru sih, sedikit kacau dari rupa dan suara mesinnya, tapi tak apa demi hobi otomotif aku pungut saja itu Thundy,

masalah saat pertama naikin

1. pasti mogok kalo malam hari dipake

2. akki gak mau ngisi, karena nih tundy non KS terpaksa harus dorong.

penyelesaiyan masalah

1. pergi ke bengkel dan ganti karburator pake punya RX-KING, karena karburator bawanya udah di rombak abizz dan kacaw abizz, thundy pun makin bertenaga dan bandel

2. di bagian kelistrikan tidak di jumpai kupprok/regulator yang layak, akhirnya jajan kuprok yg harganya lumayan selangit di banding dengan type yg lain.

beberapa minggu kemudian baru terasa ada yang janggal dengan kelistrikan, regulator ada,akki bagus tapi starter gak mau jalan, aku cek ternyata kupprok telah jeboool….

akhirnya pergi lagi kebengkel kawan dan memeriksa spool, setelah itu baru tau kalo ternyata spool pun sudah hangus, gulung-gulung dah tuh lagi si spool, disini aku pilih kawat berdiameter 0.95, setelah itu naluri elektronik ku berbisik daripada beli kupprok mahal mending bikin sendiri dan hasilnya seperti di bawah ini

regulator

fungsi D 1,2,3 (Dioda) adalah untuk penyearah arus AC dari spool menjadi DC , R1 adalah resistor yang di gunakan untuk menghambat arus listrik ke headlamp agar tidak terlau besar sehingga lampu headlamp tidak mudah putus/terbakar. D4 di fungsikan sebagai kelep/*apayaa namanya???* agar tegangan dari akki tidak menuju headlamp, sedangkan C1 (capasitor/elco) di gunakan untuk penyetabil tegangan supanya arus listrik tidak melebihi ukuran/over charge..

sekian dulu posting pengalaman kali ini, mudah-mudahan menjadi masukan, dan apa bila saya salah mohon di komentari .

terima kasih telah berkunjung, wassalam .    ^_^

6 Responses to modifikasi kelistrikan suzuki Thunder

  1. wonggemblung mengatakan:

    Berapa nilai masing2 dioda sama resistornya bung????

    • abusayyaf mengatakan:

      diodanya saya pake 7 ampere semua, terus di bungkus pelat untuk pendinginnya, resistornya pake Micron pak yang biasa di pake di painal poweramplifer OCL kira 0,5 ohm 35 watt *terimakasih dah berkunjung pak*

  2. JavaScript mengatakan:

    Ya sukurlah nek wes dadi…
    Nambah… Semikonduktor (dioda) selain berfungsi sebagai pengubah arus AC menjadi DC juga berfungsi sebagai protektor arus balik dari sumber tegangan DC (Accu)… Ketika terjadi beda potensial antara spull (stator) dengan accu, dan tegangan statos lebih tinggi dari Accu maka terjadi pengisian tegangan, tetapi ketika tegangan accu lebih tinggi dari stator, maka dioda memproteksi tegangan sehingga tegangan tidak masuk ke lilitam stator (spull).
    Wes tak tambaih… diwaca sukur ora ya kebangeten…

  3. heairdlyshandoko mengatakan:

    nilai dioda,resistor,n elkonya brapaan gan?

    • ayafsay mengatakan:

      ini cuma buat yang spoolnya udah di rombak, 3 fase dan ground di body nya, dioda nya masing2 5A/7A, untukresistor an elko cuma tam bahan aja

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.